Grealish soal hengkang dari Man City: Pesta tak membantu, tapi bukan alasan utama

Jack Grealish mengatakan pesta di luar lapangan bukanlah alasan utama ia meninggalkan Manchester City musim panas lalu, meskipun ia mengakui hal itu “tidak membantu.”

Grealish bergabung dengan Everton dengan status pinjaman selama satu musim dan langsung menemukan kembali performa terbaiknya, dengan menyumbang empat assist dalam lima pertandingan pertamanya di Liga Primer.

Kepindahan ini terjadi setelah musim yang sulit bagi mantan pemain timnas Inggris tersebut, yang sempat kehilangan tempat di bawah asuhan manajer City, Pep Guardiola.

Berbicara kepada Sky Sports, ia mengatakan alasan utamanya meninggalkan Etihad adalah keinginannya untuk “merasa dicintai” lagi.

“Orang-orang berkata, ‘dia suka keluar, dia suka berpesta,’ dan saya juga. Saya ingin bisa menjalani hidup dan menikmati diri sendiri, tetapi jelas ada waktu dan tempat untuk melakukannya,” kata Grealish.

“Terkadang, jujur ​​saja, saya mungkin tidak memilih waktu yang tepat. Di City, saya terkadang tidak menahan diri, saya akan mengatakannya secara terbuka, tetapi saya rasa itu bukan karena itu.”

“Saya berada dalam kondisi terbaik saya ketika merasa dicintai,” tambahnya.

“Anda tahu, saya cukup rentan di luar lapangan dan saya ingin pergi ke suatu tempat untuk sekadar merasakan cinta lagi dan bangun dengan senyum di wajah saya dan ingin bermain lagi.

“Saya tidak bermaksud arogan, tetapi saya suka ketika manajer berkata, ‘Kamu pesepakbola, pergilah dan lakukan apa yang ingin kamu lakukan.'”

“Jelas kamu punya pekerjaanmu. Kamu punya peran yang harus dilakukan tanpa bola dan bola mati, tetapi dia berkata kepada saya, ‘ketika kamu mendapatkan bola, pergilah dan lakukan apa yang ingin kamu lakukan.'”

Grealish akan beraksi selanjutnya saat Everton menghadapi West Ham di Liga Premier di Stadion Hill Dickinson mereka yang baru pada Senin malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *