Bek Matthijs de Ligt layak dipanggil kembali ke skuad Belanda setelah beberapa penampilan gemilangnya bersama Manchester United, kata pelatih Belanda Ronald Koeman, Senin.
De Ligt, yang mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir melawan Tottenham Hotspur di Liga Primer Inggris pada Sabtu, kembali ke skuad menggantikan Stefan de Vrij dari Inter Milan, yang dicadangkan untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Polandia dan Lithuania.
Belanda unggul tiga poin atas Polandia dan selisih gol yang jauh lebih baik, dan akan lolos jika menang di Warsawa pada Jumat. Jika tidak, mereka diperkirakan akan mengamankan tempat di putaran final tahun depan saat menjamu Lithuania di Amsterdam pada Senin.
“Sebagian, ini berdasarkan waktu bermain, meskipun Nathan Ake tidak bermain 50% dari pertandingan (Manchester City), tetapi dia adalah bagian dari skuad ini,” jelas Koeman tentang De Ligt yang berusia 26 tahun dalam konferensi pers pada Senin.
“Anda memutuskan secara terpisah untuk setiap pemain dalam skuad. Saya rasa saya harus memilih Matthijs berdasarkan apa yang dia tunjukkan.
“Dia sedang melalui masa sulit. Saya sudah bicara dengannya dan mengatakan bahwa dia terlihat kurang percaya diri dalam bertindak, tapi sekarang sudah jauh lebih baik. Posisinya di klub dan performa klub akan selalu penting,” tambah sang pelatih.
Mengenai Ake, Koeman mengatakan bahwa ia kidal membantu menyeimbangkan jumlah bek berkaki kanan dalam skuad.
“Nathan sendiri juga khawatir karena dia jarang bermain. Padahal, dia salah satu kapten saya,” kata Koeman kepada wartawan.
“Dia pemain kidal, sementara kami biasanya punya banyak bek tengah berkaki kanan. Kehadirannya di skuad sangat berarti. Dia pemain penting yang selalu ada saat saya membutuhkannya.”